• Jl. Dr. Ratulangi No. 274, Maros
  • WhatsApp 081122225808
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi dan Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas dan Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
      • Prosedur Pelayanan Publik
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • DIPA
      • RKAKL/POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
      • Prosedur Evakuasi
      • Laporan PPID
      • Indeks Kepuasan Masyarakat
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Rencana Strategis
      • Kerja Sama
      • Standar Operasional Prosedur
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum dan Juknis
    • Infografis
    • Siaran Pers
    • Buletin
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
25 dilihat       27 Maret 2026

Ancaman Krisis Pupuk dan El Nino Bayangi Produksi Pangan Asia Tenggara 2026/2027

Maros, (27/3) – Laporan terbaru dari BMI, unit riset Fitch Solutions, memperingatkan adanya peningkatan risiko penurunan produksi pangan di kawasan Asia Tenggara untuk musim tanam 2026/2027. Risiko ini muncul akibat potensi pengurangan takaran pemupukan yang dipicu oleh lonjakan harga pupuk nitrogen dan ketergantungan pada impor fosfat di tengah ketidakpastian cuaca.

Lonjakan Harga Pupuk Nitrogen Akibat Geopolitik

Sejak eskalasi konflik di Timur Tengah pada akhir Februari, harga urea global tercatat mengalami kenaikan tajam. Indeks spot urea granular di AS melonjak hingga 40,4% per 20 Maret, mencapai angka US$660 per ton. Kenaikan ini mencerminkan kekhawatiran akan pengetatan pasokan global, terutama dari kawasan Teluk yang menyumbang sekitar 20% ekspor pupuk nitrogen dunia serta memasok sebagian besar gas alam untuk produksinya.

Tingginya harga pupuk berbasis nitrogen dapat memicu penggunaan nutrisi tanaman yang kurang optimal oleh petani, sehingga meningkatkan risiko penurunan hasil panen pada musim mendatang.

Ketahanan Indonesia dan Negara Tetangga

BMI mencatat bahwa Indonesia, Malaysia, dan Vietnam merupakan negara-negara yang relatif lebih terlindung dari krisis nitrogen berkat kapasitas produksi domestik yang kuat. Namun, efektivitas perlindungan ini sangat bergantung pada kebijakan pemerintah dalam memprioritaskan pasokan dalam negeri dibandingkan peluang ekspor yang menarik secara ekonomi.

Di sisi lain, seluruh kawasan Asia Tenggara dinilai tetap rentan terhadap kendala pasokan pupuk fosfat karena tingginya ketergantungan pada input impor. Kenaikan biaya logistik dan transportasi akibat ketatnya pasokan global diprediksi akan terus menekan pasar domestik di kawasan ini.

Risiko Fenomena El Niño

Selain persoalan pupuk, sektor pertanian di Asia Tenggara juga menghadapi tantangan iklim yang serius. Pusat Prediksi Iklim menetapkan probabilitas lebih dari 60% bahwa fenomena El Niño akan muncul mulai Juni 2026. Dengan peluang 48% mencapai intensitas sedang pada Agustus, fenomena ini berpotensi mengganggu periode kritis perkembangan tanaman pangan secara luas di seluruh kawasan.

BMI menekankan bahwa kombinasi antara biaya input yang tinggi dan risiko cuaca ekstrem akan menciptakan tekanan ganda bagi ketahanan pangan Asia Tenggara pada periode 2026/2027.


 

Terima kasih telah membaca artikel kami. Kami ingin mengajak Anda untuk terus menjelajahi dan memperdalam pengetahuan Anda. Temukan berita terbaru dan artikel bermanfaat dengan mengklik tautan berikut "Klik di sini".


 

Artikel ini diterjemahkan dan ditulis ulang berdasarkan rilis pada The Edge of Malaysia

Prev Next

- Humas BRMP Serealia


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Akselerasi Diversifikasi Pangan, BRIN Ciptakan Teknologi Pengolahan Gula Sorgum Terintegrasi
    01 Apr 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Modernisasi Pertanian di Kapuas: Kementan Libatkan Petani Operasikan Drone untuk Percepatan Tanam
    31 Mar 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Kirim Hamper Lebaran ke ASN Termasuk Silaturahmi atau Gratifikasi? Ini Aturannya!
    30 Mar 2026 - By Humas BRMP Serealia
  • Thumb
    Mentan Amran Pastikan Stok Pangan Nasional Melimpah Pada Lebaran 2026
    26 Mar 2026 - By Humas BRMP Serealia

tags

Mitigasi Iklim Pertanian Asia Tenggara

Kontak

WhatsApp 081122225808
Telepon (0411) 374511
[email protected]

Jl. Dr. Ratulangi No.274, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia Kode Pos 90512

Email [email protected]
Website serealia.brmp.pertanian.go.id

© 2025 - 2026 Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Serealia. All Right Reserved